Selasa, 29 November 2011

Segmentasi Citra

Segmentasi citra secara luas dikembangkan dan diterapkan dalam berbagai bidang. Contoh penerapan segmentasi citra yang cukup penting seperti untuk rekayasa gambar, memudahkan dalam pengenalan benda, pemetaan geografis, penggunaan pada sistem sensor benda-benda bergerak untuk sistem keamanan, dan lain-lain. Segmentasi citra sebenarnya merupakan salah satu metoda pengolahan citra digital yang bertujuan untuk mempartisi atau membagi citra menjadi bagian-bagian citra yang lebih kecil dengan mengkonversikan kedalam bentuk matrix. Bagian-bagian tersebut tidak selalu terdiri dari intensitas warna dan tekstur yang persis sama, sebab dalam kenyataan sehari-hari banyak atau hampir selalu ditemui suatu citra yang merupakan perpaduan dari berbagai intensitas warna dan tekstur yang kompleks. Segmentasi di sini akan sangat berperan, yang memudahkan pengamat citra untuk dapat mebedakan bagian-bagian tertentu dari suatu citra yang mempunyai kesamaan atau kemiripan (homogen) berdasarkan metoda tertentu dengan peninjauan dari segi tertentu pula, seperti dari segi persamaan intensitas warna, threshold, tekstur dan lain-lain. Masing-masing bagian tersebut nantinya diharapkan dapat digunakan untuk diolah dan dianalisa lebih lanjut secara terpisah. Hasil segmentasi citra yang didapat bergantung pada metoda dan parameter acuan yang digunakan yang merupakan sasaran disain, analisis, dan evaluasi suatu algoritma segmentasi, yang membutuhkan pertimbangan sasaran, ketelitian dan efesiensi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar